Waspada krim Bermerkuri
𝗪𝗮𝘀𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗞𝗿𝗶𝗺 𝗕𝗲𝗿𝗺𝗲𝗿𝗸𝘂𝗿𝗶
Salam pengetahuan bagi kita semua!
Perkembangan skincare di Indonesia saat ini terbilang cukup pesat dan menjanjikan. Hal ini di tandai dengan maraknya berbagai macam produk skincare, baik berasal dari dalam maupun luar negeri.
Skincare sendiri merupakan serangkaian produk perawatan wajah dan kulit yang di buat sedemikian rupa. Manfaat penggunan skincare diantarnya; mampu mencerahakan kulit, memudarkan bekas jerawat, mencegah penuaan dini dan masih banyak lagi. Jenisnya pun beragam, mulai dari facial wash, serum, toner, essence, scrub dan lainnya.
Berbagai macam produk skincare di atas juga beredar bebas di pasaran tanpa pengawasan yang ketat. Sehingga, dengan mudah kita bisa mendapatkan produk skincare yang kita mau.
Tentunya, ini tak luput dari peranan aplikasi shopping dan maraknya online shop di Indonesia, mereka umumnya menyediakan berbagai macam produk skincare mulai dari merk ternama A hingga Z.
Sejatinya, hal ini cukup baik dan praktis. Kita hanya perlu memesan produk skincare yang kita mau melalui aplikasi tanpa harus pergi ke drugstore atupun swalayan.
Namun sangat di sayangkan, peluang ini justru di manfaatkan oleh para oknum yang bertanggung jawab.
Mereka, yang sejatinya bukan seorang dokter dan tak memiliki title di bidang tersebut. Nekad meracik krim dengan bahan-bahan seadanya. Dan yang paling miris, mereka bahkan membuat krim dengan bahan berbahaya seperti merkuri.
Krim merkuri ini di gadang-gadang mampu memutihkan kulit secara instant. Nah, hal inilah yang memang di inginkan setiap orang. Memiliki kulit yang putih dan glowing namun dengan waktu yang relatif singkat juga dengan harga yang terjangkau.
Namun yang lebih mirisnya lagi, krim merkuri ini beredar bebas di online shop dan peminatnya pun cukup tinggi. Umumnya, para ibu-ibu dan remaja kerap menjadi korban dari krim berbahaya ini.
Di Indonesia sendiri, penggunaan merkuri pada produk kecantikan sudah di larang. Akan tetapi, untuk riasan mata dan pembersihnya, masih di lazimkan dengan kadar tidak lebih dari 0,007 persen.
Pemakaian merkuri selain pada produk tersebut dianggap sebagai penyalahgunaan dan tidak di perbolehkan untuk dipasarkan kepada masyarakat. Meski sudah di larangan, masyarakat tetap perlu selektif dan hati-hati karena banyak produsen nakal yang menjual produk berbahan merkuri secara online.
𝘓𝘢𝘭𝘶, 𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘪𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘬𝘴𝘶𝘥 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘳𝘬𝘶𝘳𝘪?
Raksa atau merkuri atau hydrargyrum adalah salah satu unsur kimia dalam golongan unsur transisi dengan simbol Hg (hydrargyrum). Unsur ini menempati nomor atom 80 dalam sistem periodik unsur-unsur kimia. Air raksa merupakan salah satu logam berat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan hidup. Hal ini disebabkan air raksa bersifat toksik, persisten, bioakumulasi, dan dapat berpindah-pindah di atmosfer dalam jarak yang cukup jauh. Air raksa atau merkuri dapat ditemui dalam logam yang berbentuk batuan livingstonite, corderoite, cinnabar dan mineral.
Merkuri dapat dengan mudah diserap kulit dan masuk ke dalam aliran darah. Merkuri juga bersifat korosif, sehingga karena penggunaannya dapat membuat lapisan kulit menjadi menipis. Bukan hanya itu, paparan merkuri yang tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal.
Sesuai dengan pernyataan di atas, merkuri memang merupak suatu zat yang sangat berbahaya bagi tubuh. Terlebih jika zat ini di aplikasikan pada wajah secara terus menerus, bisa kita bayangkan bagaimana dampaknya.
𝐃𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐚𝐚𝐧 𝐤𝐫𝐢𝐦 𝐛𝐞𝐫𝐦𝐞𝐫𝐤𝐮𝐫𝐢
Penggunaan merkuri pada produk pemutih kulit memberi efek karsinogenik, yaitu kemungkinan dapat memicu kanker.
Husniah Rubiana Thamrin Akib dari BPOM menyatakan bahwa merkuri sangat berbahaya karena termasuk logam berat. Sekecil apapun jumlah merkuri yang masuk ke dalam tubuh, maka akan menjadi racun. Merkuri yang dioleskan pada kulit dapat diserap kulit dan masuk ke dalam peredaran darah. Efek samping pemakaian merkuri pada kulit adalah perubahan warna, bintik hitam, iritasi, kemerahan, bahkan kerusakan permanen susunan kulit, saraf, otak, ginjal dan gangguan perkembangan janin. Efek jangka panjang dari merkuri adalah rusaknya ginjal dan menyebabkan kanker.
Sementara itu, Dr. Retno I. Tranggono, SpKK menyebutkan bahwa krim yang mengandung merkuri, awalnya memang terasa manjur dan membuat kulit tampak putih dan sehat. Tetapi lama-kelamaan, kulit dapat menghitam dan menyebabkan wajah berjerawat parah. Selain itu, pemakaian merkuri dalam jangka waktu panjang juga dapat mengakibatkan kanker kulit, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru-paru, dan jenis kanker lainnya.
Selain berdampak pada orang dewasa, bayi dan anak pun tak luput dari risiko paparan merkuri dan efek sampingnya. Saat orang tua menggunakan produk berbahan merkuri lalu bersentuhan dengan anak, merkuri bisa saja menempel pada tangannya dan bisa saja tertelan saat anak mengisap jarinya.
Secara khusus, keracunan merkuri pada anak disebut infantile acrodynia atau dikenal juga sebagai pink disease. Kondisi ini dapat dikenali dengan munculnya rasa sakit serta warna merah muda pada tangan dan kaki.
Semoga dengan membaca tulisan di atas, kita bisa lebih bijak lagi untuk memilih produk atau pun krim yang akan kita pakai. Selalu perhatikan kemasan, komposisi, dan tanggal kadaluarsa produk. Jika produk tersebut terkesan meragukan, sebaiknya tidak perlu membelinya.
Jangan pernah tergiur dengan produk yang menawarkan hasil secara instant, karena sekali lagi semua hal membutuhkan proses.
Sekian dari saya, semoga bermanfaat!
__________________________________________
Referensi:
https://id*wikipedia*org/wiki/Raksa
https://www*alodokter*com/waspadai-pemutih-kulit-mengandung-merkuri
https://m*fimela*com/beauty-health/read/3717186/bahaya-krim-pemutih-yang-mengandung-merkuri
Komentar
Posting Komentar